- The Jakarta Post. Saturday, 10th March 2018
- http://pediaa.com/difference-between-phrase-and-sentence/
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Minggu, 18 Maret 2018
pharse and sentence
Kamis, 28 Desember 2017
Tugas Rangkuman Softskill
Audit teknologi informasi / Information technology audit adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari insfrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Audit teknologi informasi ini dapat berjalan bersama-sama dengan audit finansial dan audit internal, atau dengan kegiatan pengawasan dan evaluasi lain yang sejenis. Pada mulanya istilah ini dikenal dengan audit pemprosesan data elektronik, kemudian seiring berkembangnya teknologi audit teknologi informasi secara umum merupakan proses pengumpulan dan evaluasi dari semua kegiatan system informasi dalam sebuah perusahaan. Istilah lain dari audit teknologi informasi adalah audit komputer yang banyak dipakai untuk menentukan apakah asset system informasi perusahaan itu telah bekerja secara efektif, dan mampu mencapai target dalam sebuah organisasi.
- Auditing melalui computer ( Auditing through the computer ) Untuk menerangkan proses penelaahan dan evaluasi pengendalian intern dalam suatu system pemrosesan data elektronik, biasanya dilakukan oleh auditor selama pengujian ketaatan ( compliance test )
- Auditing dengan computer ( Auditing with the computer ) Untuk menerangkan pemanfaatan computer oleh auditor untuk melaksanakan beberapa pekerjaan audit yang tidak dilakukan secara manual. Kebanyakan audit meliputi pengujian ketaatan dan pengujian substantif. Maka kedua jenis auditing ini dilakukan baik oleh auditor intern maupun ekstern.
- Audit Aplikasi Sistem Informasi
- · Audit Pengembangan Sistem Aplikasi
- · Audit atas Pusat layanan Komputer
Teknologi Informasi pada era ini sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk menunjang berjalannya proses bisnis secara efektif dan efisien pada perusahaan maupun institut. Universitas Pasundan (UNPAS) Bandung terutama Fakultas Teknik (FT) menerapkan teknologi informasi untuk mendukung layanan akademik. Layanan Teknologi Informasi (TI) tersebut diterapkan dalam bentuk aplikasi berbasis web dengan nama Sistem Informasi Terpadu (SITU).
Namun, permasalahannya penerapan TI tersebut tidak disertai dengan proses monitoring dan pengevaluasian sehingga tidak ada kontrol dalam penerapannya terutama pada ketersediaan data dan keamanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi tata kelola TI pada proses monitoring dan evaluasi terkait dengan keamanan TI pada SITU di FT UNPAS yang mengacu pada COBIT 5 domain Monitoring Evaluate Assess (MEA).
- Control Objectives
- Audit Guidelines
- Management Guidelines
- Direktur dan Eksekutif
- Manajemen
- Pengguna
- Auditors
- Effectiveness
- Efficiency
- Confidentiality
- Integrity
- Availability
- Compliance
- Reliability
- Applications
- Information
- Infrastructure
- People
- Business-focused
- Process-oriented
- Controls-based
- Measurement-driven
- Planning & Organization.
- Acquisition & Implementation.
- Delivery & Support.
- Monitoring and Evaluation.
- Menurut Noblett, yaitu berperan untuk mengambil, menjaga, mengembalikan, dan menyajikan data yang telah diproses secara elektronik dan disimpan dimedia komputer.
- Menurut Judd Robin, yaitu penerapan secara sederhana dari penyidikan komputer dan teknik analisisnya untuk menentukan bukti-bukti hukum yang mungkin.
- Menurut Ruby Alamsyah (salah seorang ahli forensik IT Indonesia), digital forensik atau terkadang disebut komputer forensik adalah ilmu yang menganalisa barang bukti digital sehingga dapat dipertanggungjawabkan di pengadilan. Barang bukti digital tersebut termasuk handphone, notebook, server, alat teknologi apapun yang mempunyai media penyimpanan dan bisa dianalisa.
- Meneliti suatu sistem komputer setelah suatu pembongkaran/pembobolan, sebagai contoh untuk menentukan bagaimana penyerang memperoleh akses dan serangan apa yang dilakukan.
- Mengumpulkan bukti menindak seorang karyawan yang ingin diberhentikan oleh suatu organisasi.
- Memperoleh informasi tentang bagaimana sistem komputer bekerja untuk tujuan debugging, optimisasi kinerja, atau membalikkan rancang-bangun.
1. antiword
2. Autopsy
3. binhash
4. sigtool
5. ChaosReader
6. chkrootkit
7. dcfldd
8. ddrescue
9. foremost
10. gqview
11. galleta
12. Ishw
13. pasco
14. scalpel
Rabu, 29 November 2017
IT FORENSIC
IT Forensic
- Menurut Noblett, yaitu berperan untuk mengambil, menjaga, mengembalikan, dan menyajikan data yang telah diproses secara elektronik dan disimpan dimedia komputer.
- Menurut Judd Robin, yaitu penerapan secara sederhana dari penyidikan komputer dan teknik analisisnya untuk menentukan bukti-bukti hukum yang mungkin.
- Menurut Ruby Alamsyah (salah seorang ahli forensik IT Indonesia), digital forensik atau terkadang disebut komputer forensik adalah ilmu yang menganalisa barang bukti digital sehingga dapat dipertanggungjawabkan di pengadilan. Barang bukti digital tersebut termasuk handphone, notebook, server, alat teknologi apapun yang mempunyai media penyimpanan dan bisa dianalisa.
- Meneliti suatu sistem komputer setelah suatu pembongkaran/pembobolan, sebagai contoh untuk menentukan bagaimana penyerang memperoleh akses dan serangan apa yang dilakukan.
- Mengumpulkan bukti menindak seorang karyawan yang ingin diberhentikan oleh suatu organisasi.
- Memperoleh informasi tentang bagaimana sistem komputer bekerja untuk tujuan debugging, optimisasi kinerja, atau membalikkan rancang-bangun.
1. antiword
2. Autopsy
3. binhash
4. sigtool
5. ChaosReader
6. chkrootkit
7. dcfldd
8. ddrescue
9. foremost
10. gqview
11. galleta
12. Ishw
13. pasco
14. scalpel
Kamis, 19 Oktober 2017
CONTOH KASUS COBIT
Teknologi Informasi pada era ini sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk menunjang berjalannya proses bisnis secara efektif dan efisien pada perusahaan maupun institut. Universitas Pasundan (UNPAS) Bandung terutama Fakultas Teknik (FT) menerapkan teknologi informasi untuk mendukung layanan akademik. Layanan Teknologi Informasi (TI) tersebut diterapkan dalam bentuk aplikasi berbasis web dengan nama Sistem Informasi Terpadu (SITU).
Namun, permasalahannya penerapan TI tersebut tidak disertai dengan proses monitoring dan pengevaluasian sehingga tidak ada kontrol dalam penerapannya terutama pada ketersediaan data dan keamanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi tata kelola TI pada proses monitoring dan evaluasi terkait dengan keamanan TI pada SITU di FT UNPAS yang mengacu pada COBIT 5 domain Monitoring Evaluate Assess (MEA).
Tahapan dalam pengerjaan Tugas Akhir ini dimulai dengan identifikasi masalah, study literature, menetukan teknik pengumpulan data, analisis objek penelitian, dan perancanagan tata kelola TI pada proses monitoring dan evaluasi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah berupa kesimpulan dan rancanagan mengenai perbaikan aktivitas tata kelola TI pada proses monitoring dan evaluasi pada sisi ancaman terkait keamanan TI pada SITU di Fakultas Teknik Universitas Pasundan Bandung dengan memanfaatkan COBIT 5 sebagai acuan.
Control Objective for Information & Related Technology (COBIT) adalah sekumpulan dokumentasi best practice untuk IT Governance yang dapat membantu auditor, pengguna (user), dan manajemen, untuk menjembatani gap antara resiko bisnis, kebutuhan kontrol dan masalah-masalah teknis IT (Sasongko, 2009).
- Control Objectives
- Audit Guidelines
- Management Guidelines
- Direktur dan Eksekutif
- Manajemen
- Pengguna
- Auditors
- Effectiveness
- Efficiency
- Confidentiality
- Integrity
- Availability
- Compliance
- Reliability
- Applications
- Information
- Infrastructure
- People
- Business-focused
- Process-oriented
- Controls-based
- Measurement-driven
- Planning & Organization.
- Acquisition & Implementation.
- Delivery & Support.
- Monitoring and Evaluation.
- COBIT (Control Objectives for Information and related Technology)
- Plan and Oganise (PO)
Membahas mengenai strategi, taktik, dan pengidentifikasian teknologi informasi dalam mendukung tercapainya tujuan bisnis. - Acquire and Implement (AI)
Pada domain Acquire and Implement sebuah solusi teknologi informasi perlu diidentifikasikan, dikembangkan, diimplementasikan dan diintegrasikan ke dalam proses bisnis. - Deliver and Support (DS)
Domain ini fokus pada aspek penyampaian teknologi informasi terhadap dukungan dan layanan teknologi informasi mencakup dukungan dan layanan teknologi informasi pada bisnis, mulai dari penanganan keamanan dan kesinambungan, dukungan bagi pengguna serta manajemen data. - Monitor and Evaluate (ME)
Pada domain ini akan ditekankan kepada pentingnya semua proses teknologi informasi perlu diakses secara berkala untuk menjaga kualitas dan kesesuaian dengan standar yang telah ditetapkan.
- Kerangka COBIT
- Pada tahun 1996, edisi pertama dirilis COBIT.
- Pada tahun 1998, edisi kedua menambahkan “Kontrol”.
- Pada tahun 2000, edisi ketiga dirilis “Pedoman Pengelolaan”.
- Pada tahun 2003, versi online menjadi tersedia.
- Pada bulan Desember 2005, awal dirilisnya edisi keempat.
- Pada bulan Mei 2007, revisi edisi 4.1 dirilis.
- COBIT 5 dirilis pada bulan Juni 2012. Ini mengkonsolidasikan dan mengintegrasikan COBIT 4.1,Val IT 0 dan Risiko kerangka kerja IT, dan juga menarik secara signifikan dari Model Bisnis untuk Keamanan Informasi (BMI) dan ITAF.
- Pada bulan Desember 2012, add-on pertama dokumen dirilis untuk keamanan informasi COBIT 5.
- Pada bulan Juni 2013, add-on kedua dokumen dirilis, untuk jaminan COBIT 5.
- Framework atau Kerangka: bertujuan mengatur tata kelola IT dan praktek yang baik oleh TI domain dan proses, dan menghubungkan dengan kebutuhan bisnis
- Process descriptions atau Proses deskripsi: Sebuah model proses referensi dan bahasa umum untuk semua orang dalam suatu organisasi. Proses peta untuk wilayah tanggung jawab merencanakan, membangun, menjalankan dan memantau.
- Control objectives atau Tujuan pengendalian: Menyediakan satu set lengkap persyaratan tingkat tinggi untuk dipertimbangkan oleh manajemen untuk kontrol yang efektif dari setiap proses TI.
- Management guidelines atau Pedoman manajemen: Bantuan menetapkan tanggung jawab, menyepakati tujuan, mengukur kinerja, dan menggambarkan keterkaitan dengan proses lainnya
- Maturity models atau Model Kematangan: Menilai kematangan dan kemampuan per proses dan membantu untuk mengatasi kesenjangan.
- Manajemen
Dengan penerapan COBIT, manajemen dapat terbantu dalam proses penyeimbangan resiko dan pengendalian investasi dalam lingkungan IT yang tidak dapat diprediksi. - User
Pengguna dapat menggunakan COBIT untuk memperoleh keyakinan atas layanan keamanan dan pengendalian IT yang disediakan oleh pihak internal atau pihak ketiga. - Auditor
Dengan penerapan COBIT, auditor dapat memperoleh dukungan dalam opini yang dihasilkan dan untuk memberikan saran kepada manajemen atas pengendalian internal yang ada.










